Merokok, antara pengalihan dan kebutuhan

Sebenarnya sebelumnya sudah tahu sering menemukan kotak rokok yang disembunyikan hingga puntung rokok. Sebenarnya pula merokok ini dilakukan secara tertutup dibelakangku. Bagaimana mungkin bisa ditutupi bila wangi tembakau selalu tercium.

Mungkin merokok dilakukan antara pengalihan dan kebutuhan.
Mengapa disebut pengalihan?
Sedang sibuk kerja dan badan terasa penat, mulai stress karena tekanan kerja. Hingga terlalu banyak pikiran atau aktivitas yang secara rutin dilakukan. Maka merokok dilakukan sebagai pengalihan dari beban yang dirasakan tubuh.

Mengapa disebut kebutuhan?
Waktu ngumpul bersama rekan kerja atau kerabat, hal yang paling gampang dilakukan adalah berbagi rokok atau pemantik dan merokok bersama. Kebutuhan atas dasar pertemanan bahkan kekeluargaan ini tetap dilakukan. Bahkan merokok akan dilakukan saat mulut terasa kering hingga saat menunggu dan tidak ada hal lain yang dilakukan selain merokok.

Data pembanding di negara Amerika Serikat mencapai lebih dari 25% jumlah penduduk adalah perokok. Untuk perawatan media penyakit akibat rokok saja mencapai miliaran dolar tiap tahunnya. Mungkin kerugian dari merokok tidak secara langsung dirasakan.
Kenyataan yang terjadi di negara tsb :
1. Merokok merupakan salah satu penyebab kematian dari lima faktor lain di AS.
2. Setiap tahun jumlah orang yang meninggal di AS karena penyakit terkait dengan rokok makin meningkat dibandingkan dengan kematian akibat alkohol, obat terlarang, kecelakaan, kebakaran, bunuh diri dan pembunuhan.
3. Rata-rata, para perokok meninggal 10-12 tahun lebih cepat daripada mereka yang tidak merokok. Tingkat kematian perokok berusia antara 35 dan 70 tahun tiga kali lebih tinggi daripada mereka yang tidak merokok di usia yang sama.

Merokok menghasilkan asap rokok yang tidak bisa dihindari baik oleh perokok aktif maupun perokok pasif. Asap rokok mengandung lebih dari 4.000 jenis zat kimia, 63 di antaranya karsinogen dan sejumlah kecil unsur beracun seperti sianida, arsenik, dan formaldehida. Selain itu karbon monoksida dalam asap rokok menggantikan oksigen dalam sel darah merah yang menguras oksigen dari jaringan tubuh.

Merokok secara terus menerus secara teratur akan melumpuhkan bulu rambut, sehingga paru-paru pun mudah terpapar miliaran partikel kecil dari asap rokok. Bila sebagian besar bulu rambut tak lagi aktif, tar dari asap itu akan menumpuk dan merusak jaringan paru-paru. Ketika bagian dalam paru-paru menjadi dingin, tar membentuk lapisan warna coklat yang lengket pada dinding dalam saluran pernapasan. Lapisan ini mengandung tar dan bahan kinia lain yang dapat menimbulkan kanker.

Ingin hidup lebih sehat tanpa menderita berbagai penyakit yang ditimbulkan akibat rokok dan merokok?
Ubah merokok dari pengalihan dan kebutuhan menjadi sahabat kematian.
STOP MEROKOK SEKARANG TANPA ALASAN !!!

-Men sana in corpore sano, Di dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat-

Posting Komentar

komentar positif itu baik :)

My Instagram

Designed By OddThemes | Distributed By Blogger Templates