Kata-kata ini terus menggema dalam hatiku saat melihat My Man demam.
Betul, demam pertama dalam hidup kami berkeluarga.
Demam pertama yang harus kutanggulangi agar My Man lekas pulih.
Beberapa asupan sudah diberikan agar demamnya turun.
Mulai dari makan masakan yang berkuah dan tidak terlalu banyak garam.
Minum air hangat, jamu hangat dan teh hangat.
Seiring dengan minum obat yang dijual umum untuk penurun demam.
Setelah semalaman, demamnya belum lekas membaik.
My man masih demam dan tidak dapat tidur. Bahkan ketika seluruh tubuhnya diselimuti kain, tubuhnya masih demam padahal suhu kamar tidak terlalu panas.
I couldn't sleep because my heart was fever.
Sedih ketika demam My Man belum juga membaik. Menyedihkan jika tidak dapat berbuat apa-apa agar keadaan lekas membaik.
Berbekal sambungan internet di gadget, ku bertanya pada Om Google berharap terjawab sebuah pertanyaan yang menggema di hatiku ini.
Maka kutemukan sumber ini yang menurutku (pribadi) dapat dipercaya dan akan kucoba (dengan tekad penuh).
Ini sumber referensi yang ingin kubagikan, semoga dapat membantu bila ada yang pernah merasakan hal yang sama sepertiku.
http://id.wikihow.com/Menurunkan-Demam-Tanpa-Obat
Dari sumber tersebut, ku mencoba beberapa hal agar My Man lekas membaik dari demamnya.
1. Lakukan perawatan kaus kaki basah
Sepasang kaus kaki berbahan lembut yang biasa dipakai My Man bekerja, kudinginkkan dengan es batu yang tersedia di kulkas (bersyukur ternyata masih ada gelas aqua yang didinginkan dalam Freezer). Perlahan kupakaikan pada kakinya.
- Berharap semoga tubuhnya melepaskan panas dan mengeringkan kaus kaki.
2. Gunakan perawatan handuk basah
Air yang dicampur dengan es batu ku tempatkan di dalam sebuah baskom bersama dengan dua handuk kecil. Dengan handuk basah yang telah kuperas tersebut, ku menempelkannya pada kening, leher, dan tangan My Man secara bergantian dan berulang kali.
- Berharap semoga handuk dingin itu menarik panas tubuhnya.
3. Minum banyak air
Air putih hangat ku tempatkan pada wadah termos agar bisa diminum setiap saat dalam kondisi masih hangat.
- Berharap semoga demam tidak membuat dehidrasi.
Dengan tiga cara ini, ku mencoba menurunkan demam My Man agar lekas membaik dan dapat tidur dengan tenang. Ternyata setelah dilakukan secar berulang mampu menurunkan demamnya (berteriak lega). Walaupun masih belum bisa tidur menjaga suhu tubuhnya agar tetap stabil, sebuah pertanyaan yang menggema di hatiku dapat terjawab. Bukan dengan cara sedih ataupun menyedihkan, tetapi dengan cara membahagiakan karena bisa melakukannya.
Bapa, terima kasih untuk kesehatan yang Engkau berikan kepada kami dan orang-orang yang kami kasihi. Amin
-"Demikianlah mereka bukan lagi dua melainkan satu." (Matius 19:6)
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)


Posting Komentar
komentar positif itu baik :)